SEJARAH

1995

17 Juli 1995

PT KPI didirikan dengan Akta Notaris No.97 Tahun 1995 oleh PT. Parna Raya & YKHT

1996

13 Februari 1996

Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM mengesahkan Akta Pendirian No. 97 Tahun 1995

1997

26 September 1997

Perjanjian Kerja Sama yang ditandatangani oleh PT. Parna Raya, YKHT & Mitsubishi Corp

1998

19 Februari 1998

Menandatangani perjanjian Kontraktor EPC dengan MHI

27 Februari 1998

Pemerintah menyetujui KPI sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing dengan surat No.13/V/PMA/1998

1999

14 Juli 1999

Kontrak jual beli gas alam ditandatangani dengan PERTAMINA

2000

17 Februari 2000

Dimulainya konstruksi Pabrik PT Kaltim Parna Industri

2001

12 November 2001

Ammonia First Drop dimulai pukul 14:00 WITA.

26 November 2001

Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur bergabung sebagai Pemegang Saham

01 Desember 2001

Pengiriman pertama dengan MV Hesiod untuk MC dengan kuantitas 19.000 MT

2002

01 Februari 2002

Produksi Amoniak secara komersial dimulai

07 Juli 2002

Pabrik KPI diresmikan oleh Menteri Pertanian atas Nama Presiden RI (Ibu Megawati Soekarnoputri)

2008

06 Februari 2008

Dimulainya implementasi Sistem Manajemen Terpadu ISO9001, ISO14001, OHSAS 18001

12 September 2008

Dimulainya implementas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)

26 Juni 2008

Terdaftar sebagai anggota Komite Nasional Responsible Care Indonesia – KNRCI (Organisasi yang berfokus pada perbaikan berkesinambungan keselamatan, kesehatan dan kinerja lingkungan)

2009

12 Juni 2009

Dimulainya implementasi ISO 17025 untuk Laboratorium KPI

2013

30 April 2013

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa untuk Jual dan Transfer saham dari Mitsubishi, Asahi, NYK ke PT. Parna Raya

27 Mei 2013

Penandatanganan Jual dan Transfer Saham dari Mitsubishi, Asahi, NYK ke PT. Parna Raya

2015

31 Desember 2015

Pengiriman pipa Amoniak secara komersial ke PT Kaltim Nitrate Indonesia.

2017

15 Mei 2017

Pada tanggal 15 Mei 2017 & 16 Mei 2017 Yayasan Kesejahteraan Hari Tua Pupuk Kaltim dan Dana Pensiun Pupuk Kalimantan Timur memindahkan 5% kepemilikan saham mereka kepada Bapak Marihad Simbolon